The River at Rain Forest

The River at Rain Forest
Tampilkan postingan dengan label mikrobiologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mikrobiologi. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 November 2009

Jamur

Jamur (fungi, fungus, latin) merupakan sel eukariot, nonfotosintetik dan heterotrof (menggunakan bahan organik sebagai makanan), sebagian besar jamur mendapatkan makanan dengan hidup dalam atau diatas permukaan organisme hidup, disebut parasit, sedangkan yang mendapatkan makanan dari organisme mati disebut saprofit.

Jamur terdiri dari susunan sel yang membentuk filamen bercabang yang disebut hifa. Kumpulan dari hifa membentuk percabangan yang lebih tebal disebut miselium. Ciri umum dari jamur adalah mampu membentuk spora yang tahan terhadap lingkungan yang ekstrim. Dengan demikina jamur dapat diteukan ditanah, air, udara pada tanaman, pada hewn dan pada manusia. keberadaan jamur ini sangat penting dalam perombakan materil-materil organik.

Minggu, 29 November 2009

Perwarnaan Bakteri

Maksud dari pewarnaan bakteri adalah :

1. Mempelajari dan melihat bentuk struktur bakteri
2. Mengetahui sifat bakteri terhadap suatu jenis pewarnaan
3. Mengidentifikasi bakteri
4. Mempelajari struktur internal bakteri

Karena ukuran bakteri sangat kecil dan sangat tipis, maka pada mikroskop struktur bakteri akan sukar untuk dilihat bagian bagiannya. Untuk melihat bentuk dengan jelas, badan bakteri tersebut perlu diisi dengan zat warna. cara tersebut sering disebut dengan pewarnaan bakteri

zat warna terbagi dalam dua golongan :

1. Zat warna bersifat asam dengan komponen berupa anion, bentuknya berupa garam natrium

2. Zat warna bersifat alkalis dengan komponen warna berupa kation. Biasanya dipakai dalam bentu klorida.


Teknik pewarnaan dibagi menjadi :

1. Pewarnaan sederhana atau tunggal
2. Perwarnaan diferensial

Mikoriza

Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) merupakan asosiasi antara fungi tertentu dengan akar tanaman dengan membentuk jalinan interaksi yang komplek. Mikoriza berasal dari kata miko (mykes= fungi) dan rhiza yang berarti akar. Mikoriza dikenal dengan jamur tanah karena habitatnya berada di dalam tanah dan berada di area perakaran tanaman (rhizosfer). Selain disebut sebagai jamur tanah juga biasa dikatakan sebagai jamur akar. Keistimewaan dari jamur ini adalah kemampuannya dalam membantu tanaman untuk menyerap unsur hara terutama unsur hara Phosphates (P) (Syib’li, 2008). Mikoriza merupakan suatu bentuk hubungan simbiosis mutualistik antar fungi dengan akar tanaman. Baik fungi maupun tanaman sama-sama memperoleh keuntungan dari asosiasi ini. infeksi ini antara lain berupa pengambilan unsur hara dan adaptasi tanaman yang lebih baik. Di lain pihak, fungi pun dapat memenuhi keperluan hidupnya (karbohidrat dan keperluan tumbuh lainnya) dari tanaman inang (Anas, 1997).
Berdasarkan struktur dan cara fungi menginfeksi akar, mikoriza dapat dikelompokkan ke dalam tiga tipe :
1. Ektomikoriza
2. Ektendomikoriza
3. Endomikoriza

Mikroskop

Merupakan salah satu instrumen yang sangat penting dalam bidang biologi khusunya mikrobiologi. Dengan mikroskop akan diperoleh pembesaran yang memungkinkan sel atau mikroorganisme yang tidak tampak dengan mata telanjang menjadi tampak. Ada dua kategori mikroskop : pertama mikroskop cahaya yaitu mikroskop yang menggunakan sistem lensa optis (ex : medan terang, medan gelap, flouresens, kontra fase), kedua adalah mikroskop elektron sebagai pengganti gelombang cahaya untuk memperoleh bayangan yang diperbesar.