The River at Rain Forest

The River at Rain Forest

Jumat, 30 April 2010

Kultur Jaringan

Thiamin (vit. B1) : vitamin yang esensial, koenzim
(berperan dlm oksidasi molekul organik
dan menghasilkan energi)
Asam nikotinat (niacin): kultur akar tomat, ercis, lobak
 koenzim
Piridoksin (Vit B6) : kultur akar tomat  koenzim dlm
metabolisme
Asam pantotenat : pertumbuhan beberapa jaringan
tertentu, koenzim metabolisme lemak
Mio-inositol (gula alkohol) : memperbaiki pertumbuhan dan
morfogenesis
Vitamin E (tokoferol) : pembentukan kalus friable (kultur
embrio jagung), merangsang disperse
sel pada kultur suspensi sel kedelai.
Asam askorbat (Vit C) : antioksidan  mengurangi pencoklatan
yang disebabkan polifenol

Sumber N organik yang berpengaruh positif terhadap pertumbuhan dan perkembangan kultur
L-sistein : mengurangi browning pada kultur
jaringan tebu
L-asparagin : regenerasi pada kultur jaringan
tebu
Asparagin & alanin : pembentukan pucuk kultur
Torenia
Glisin : metabolisme
Lisin dan treonin : dapat menghambat pertumbuhan,
mempunyai efek kooperasi dalam
penghambatan
* Efek antagonis penilalanin & tirosin, Leusin & valin,argin & Lisin
Hormon ? Zpt ?
Sitokinin dan auksin  mempengaruhi pertumbuhan dan
morfogenesis kultur
Zpt eksogen & endogen  interaksi keduanya menentukan
arah perkembangan suatu kultur.
AUKSIN
Pembesaran sel, merangsang perakaran
Untuk pertumbuhan kalus, suspensi sel dan organ
Pemilihan jenis dan konsentrasi auksin tergantung pada :
Tipe pertumbuhan yang dikehendaki
Level auksin endogen
Alami : IAA, IBA
Sintetik : 2,4-D (2,4-dichlorophenoxy acetic acid), NAA ? , NOA, 4-CPA ; 2,4,5-T ; Dicamba., Pikloram.

SITOKININ
Mengatur pembelahan sel dan pembentukan
tunas
[sitokinin] relatif tinggi  perbanyakan tunas
Pemanjangan tunas  medium tanpa sitokinin/[sitokinin] rendah/sitokinin aktifitas lemah/karbon aktif 0,3%
Alami : kinetin (sitokinin pertama), Zeatin
Sintetik : 2iP (2-iso pentenil adenine), BAP/BA,
Thidiazurin dll.

GIBERELIN
Kadang-kadang membantu morfogenesis / menghambat
Umumnya menghambat perakaran
Pada beberapa tanaman merangsang pembentukan pucuk (kultur bit gula dan kentang)
Bersifat heat sensitive : otoklaf dapat menghilangkan 90% efektivitas

SENYAWA ORGANIK KOMPLEK
Air kelapa : sinergis dengan auksin tertentu (air
kelapa + 2,4-D memacu pertumbuhan kalus
wortel, peppermint dan spearmint)
Mengandung asam amino, asam organik, asam nukleat, gula alkohol, vitamin, mineral dan zpt (a.l. zeatin, diphenyl urea)
Casein hydrolysate : sumber asam amino campuran yang
relatif murah
Memperbaiki pertumbuhan kalus kultur jagung, meningkatkan jumlah pucuk pada kultur kalus padi
Konsentrasi : 200 – 500 mg/L
Ekstrak ragi : sumber asam amino, peptide dan vitamin (0,5
– 2 g/L)
Memperbaiki pertumbuhan akar
Juice tomat, ekstrak kentang dan pisang : sumber gula, vitamin, asam amino, dan zpt.
Juice tomat dan ekstrak pisang  kultur anggrek,
ekstrak kentang (10-30%)  kultur anter padi

1 komentar:

  1. ak minta pp nya ya buat power point ku,,, makasih...........

    BalasHapus