Tampilkan postingan dengan label Genetika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Genetika. Tampilkan semua postingan
Senin, 30 November 2009
Mitosis
Merupakan salah satu cara pembelahan atau proliferasi sel yang terjadi pada semua bagian tubuh, sehingga jumlah sel meningkat dan masing masing memiliki sifat sama dengan sel induknya. Mitosis berlangsung melalui empat fase, yaitu profase, metafase, anafase dan telofase. Profase ditandai dengan lenyapnya nukleus dan membran nukleus, serta terbentuknya kromosom (hasil kondesasi benang benang kromatin) dengan empat kromatid yang melekat pada satu sentromer. Metafase ditandai dengan munculnya gelendong-gelendong pembelahan dan berderetnya kromosom dengan dua pada bidang equator. Selanjutnya pada anafase terjadi gerakan kromatid yang ditarik benang gelendong ke arah kutub berlawanan dan terbentuknya alur pembelahan, serta telofase terjadi pengerutan alur pembelahan, lenyapnya benang gelendong, kromosom kembali membentuk kromatin dan terbentuknya membran nukleu serta terjadi dua sel anak yang akan menuju sel interfase.
Minggu, 29 November 2009
Genetika Pada Manusia
Bentuk atau karakter tubuh kita merupakan hasil informasi genetika yang diturunkan dari orang tua kita ditabah dengan faktor lingkungan yang mempengaruhi masa perkembangan kita. Gen yang diturunkan dari orang tua pada seorang anak akan menyebabkan karakter tertentu berkembang. Tetapi faktor seperti penyakit, obat-obatan atau kekurangan gizi dapat menghambat perkembangan karakter tersebut. Misalnya, walaupun seseorang memiliki suatu gen untuk rambut tumbuh lebat, tidak berarti rambutnya akan selalu tumbuh. Siatu obat dapat menghentikan sementara pertumuhan rambut atau sejenis penyakit infeksi dapat merusak folikel rambut.
Jumlah seluruh potensi sifat turunan yang kita miliki disebut genotipe, sedangkan karakter atau penampilan luar yang muncul disebut fenotipe. Kita mendapatkan genotipe dalam bentuk kromosom dari ayah (paternal) dan ibu (maternal) kita 23 kromosom dari sperma berpasanagan dengan 23 kromosom dari sel telur membentuk gen berpasangan dengan pola seperti bayangan pada cermin. Interaksi antara dua atau lebih gen yang sama (alel) akan menentukan hasil akhir dari fenotipe tubuh. Ketika gen gen yang sama ini berinteraksi untuk menghasilkan karakter tubuh tertentu, salah satu gen sedemikian rupa akan lebih aktif diekspresikan daripada gen lain nya. Gen yang lebih di ekspresikan disebut sebagai gen dominan dan biasanya dilambangkan dengan huruf besar (kapital), sedangkan gen yang kurang diekspresikan disebut gen resesif dan dilambangkan dengan huruf kecil.
Jumlah seluruh potensi sifat turunan yang kita miliki disebut genotipe, sedangkan karakter atau penampilan luar yang muncul disebut fenotipe. Kita mendapatkan genotipe dalam bentuk kromosom dari ayah (paternal) dan ibu (maternal) kita 23 kromosom dari sperma berpasanagan dengan 23 kromosom dari sel telur membentuk gen berpasangan dengan pola seperti bayangan pada cermin. Interaksi antara dua atau lebih gen yang sama (alel) akan menentukan hasil akhir dari fenotipe tubuh. Ketika gen gen yang sama ini berinteraksi untuk menghasilkan karakter tubuh tertentu, salah satu gen sedemikian rupa akan lebih aktif diekspresikan daripada gen lain nya. Gen yang lebih di ekspresikan disebut sebagai gen dominan dan biasanya dilambangkan dengan huruf besar (kapital), sedangkan gen yang kurang diekspresikan disebut gen resesif dan dilambangkan dengan huruf kecil.
Langganan:
Komentar (Atom)
